Karangan Bunga Soroti Lelang Pondok Waluh, Konfirmasi BP2JK Terkendala

BP2JK terkesan tertutup

Surabaya – Upaya konfirmasi terkait proses lelang proyek Rehabilitasi Jaringan Irigasi D.I. Pondok Waluh Kabupaten Jember belum membuahkan hasil. Saat mendatangi kantor BP2JK (Balai Pelaksana Pemilihan Jasa Konstruksi) Wilayah Jawa Timur Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) beberapa wartawan belum dapat melakukan wawancara karena petugas keamanan meminta adanya janji terlebih dahulu dengan pihak terkait.

Petugas keamanan mengarahkan untuk membuat janji terlebih dahulu sebelum dapat bertemu dengan pihak BP2JK.

Upaya konfirmasi tersebut dilakukan menyusul terpasangnya dua karangan bunga di depan kantor BBWS Brantas yang menyoroti proses lelang.

Salah satu karangan bunga bertuliskan, “Selamat untuk Calon Pemenang PT. Pe Pe”, sementara karangan lainnya memuat pesan, “Lelang itu arena kompetisi, bukan arena pamer koneksi.”

Pesan lain yang turut menjadi perhatian berbunyi, “Ini lelang proyek negara, kami tahu permainanmu.”

Pemasangan karangan bunga tersebut muncul di tengah beredarnya informasi mengenai dugaan intervensi dalam proses lelang. Bahkan, terdapat informasi mengenai pihak tertentu yang disebut-sebut membawa nama aparat penegak hukum (APH) untuk mendukung calon pemenang tertentu.

Namun, informasi tersebut belum terverifikasi dan belum terdapat keterangan resmi yang membenarkan dugaan tersebut.

Paket Rehabilitasi Jaringan Irigasi D.I. Pondok Waluh Kabupaten Jember tercatat dengan Kode RUP 62561116.

Belum diperolehnya konfirmasi dari BP2JK maupun pihak terkait membuat sejumlah pertanyaan mengenai proses lelang tersebut masih menunggu penjelasan resmi. Terutama terkait mekanisme evaluasi, proses penetapan calon pemenang, serta ada atau tidaknya intervensi pihak luar dalam proses pengadaan.

Hingga berita ini ditulis, BBWS Brantas dan BP2JK Wilayah Jawa Timur belum memberikan keterangan resmi terkait isu yang menjadi sorotan tersebut.@