Buka Big Bad Wolf 2026, Kadindik Jatim Harap Minat Baca Anak Muda Terus Tumbuh

Peningkatan literasi tidak hanya menghadirkan buku murah dan berkualitas, tetapi juga menciptakan pengalaman membaca yang inspiratif dan menyenangkan bagi keluarga, pelajar, dan masyarakat luas

SURABAYA (SurabayaPostNews) –  Kepala Dinas Pendidikan Jawa Timur Aries Agung Paewai membuka langsung gelaran literasi tahunan pameran buku internasional Big Bad Wolf (BBW) 2026.Kamis (29/1/2026).

Pembukaan BBW 2026 turut didampingi Founder Big Bad Wolf, Andrew Yap. Keduanya menyambut antusiasme masyarakat Jawa Timur yang kembali tinggi sejak hari pertama pameran dibuka.

Momen 10 tahun Big Bad Wolf disebut menjadi titik penting kebangkitan literasi di Jawa Timur, khususnya di kalangan generasi muda.

Dalam sambutannya, Aries berharap Big Bad Wolf 2026 mampu menghadirkan semangat baru dalam menggerakkan literasi modern di Jawa Timur. Ia menilai, literasi hari ini tidak lagi sekadar soal membaca buku, tetapi juga membangun pengalaman belajar yang relevan dengan perkembangan zaman.

“Peningkatan literasi tidak hanya menghadirkan buku murah dan berkualitas, tetapi juga menciptakan pengalaman membaca yang inspiratif dan menyenangkan bagi keluarga, pelajar, dan masyarakat luas,” ujar Aries.

Menurut Aries, Big Bad Wolf menjadi ruang strategis untuk mendekatkan dunia pendidikan dengan generasi milenial dan Gen Z yang tumbuh di era digital. Ia menilai pendekatan literasi yang kreatif dan inklusif menjadi kunci agar minat baca terus tumbuh.

Usai membuka acara, Aries meninjau langsung area pameran. Ribuan judul buku dari berbagai kategori dipamerkan, mulai dari buku anak, pengetahuan umum, pengembangan diri, sains populer, hingga karya internasional.

Kadindik Jatim lulusan IPDN ini mengaku terkesan dengan kualitas kurasi buku yang dihadirkan. Variasi konten dinilai selaras dengan kebutuhan pembelajaran modern serta perkembangan literasi digital saat ini.

Ia juga mengapresiasi tingginya antusiasme pengunjung, khususnya anak muda Surabaya, yang tampak memadati area bazar sejak pagi. Kondisi tersebut menjadi sinyal positif bahwa minat baca masyarakat Jawa Timur terus meningkat dan semakin progresif.

Big Bad Wolf 2026 diharapkan menjadi ruang inspiratif bagi keluarga dan generasi muda. Dengan dukungan pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat, gelombang literasi baru ini diharapkan mampu melahirkan SDM Jawa Timur yang cerdas, kreatif, dan siap bersaing di level global.