JAKARTA (SurabayaPostNews) – Jajaran pengurus, pengelola di tingkat induk dan perwakilan Kabupaten/Kota Koperasi Jatim Unggul Bersama (KJUB), Jumat (13/2/2026), resmi dilantik oleh ketua KJUB KH. Dr. Mukhlis Mukhsin M.H Dan Ketua II KJUB KH. Thoha Ma’shum dengan secara simbolis menyerahkan SK atau surat tugas kepada lima koordinator perwakilan Kabupaten/Kota, Di Bamboo In Hotel Dan Cafe, Jakarta Barat, Jumat (13/2/2026)
Turut hadir dalam pelantikan dan pengukuhan, Jenderal TNI (Purn) Agus Sutomo, S.E selaku Pembina utama KJUB, KH. Dr. Mukhlis Mukhsin M.H, KH. Thoha Ma’shum Pengasuh Ponpes Al – Islah Dadapan Bondowoso, KH. Suyuti Toha Pengasuh Ponpes Mansyaul Huda Banyuwangi,
KH. Dr. Mukhlis Muksin M.H Ketua Umum KJUB mengatakan, alhamdulillah pada malam hari ini bapak Jenderal TNI (Purn) Agus Sutomo selaku Pembina kami telah mengukuhkan pengurus dan pengelola tingkat induk dan perwakilan Kabupaten/Kota.
“Nantinya setelah pelantikan ini para jajaran pengurus dan pengelola, akan tancap gas untuk menjalankan program – program dan Visi Misi KJUB,” Ujar KH. Dr. Mukhlis Mukhsin Saat selesai acara pelantikan.

Menurutnya, Keberadaan KJUB ini untuk mendukung program Asta Cita dan membantu program Presiden Prabowo Subianto salah satunya program ketahanan pangan di akar rumput.
“Insya Allah semua program pemerintah khususnya program bapak presiden Prabowo Subianto akan kita laksanakan dan mensukseskan melalui Koperasi KJUB,” katanya.
Lebih lanjut, KJUB sudah terbentuk bulan Agustus tahun 2024 kemarin, dan sudah terdapat 38 Kabupaten/Kota yang sudah terbentuk bahkan di tingkat desa.
“Nantinya keberadaan KJUB akan bermitra bersama seluruh Koperasi salah satunya dengan Koperasi Merah Putih,” bebernya

Sementara itu, dalam sambutannya Jenderal TNI (Purn) H. Agus Sutomo S.E Pembina Utama KJUB menyampaikan, KJUB yang sama – sama kita bentuk tujuannya adalah untuk kita bersilaturahim dan berjuang untuk kepentingan rakyat dan Negara.
“Dengan wadah koperasi ini diharapkan KJUB terus berkembang dalam perekonomian serta KJUB tujuan utamanya untuk kesejahteraan pengurus dan masyarakat,” ucapnya.
Lanjutnya, Setelah pengurus dan pengelola dikukuhkan yang terpenting harus satu komando, saling support dan melengkapi dari tingkat induk dan perwakilan Kabupaten/kota.
“Di daerah silahkan dikembangkan sesuai kearifan lokal yg ada, nanti harus saling support dan melengkapi, yang terpenting harus open manajemen, tertib administrasi. Karena perusahaan jika ingin maju ada tiga faktor yakni, SDM, SOP, dan Sistem,” pungkasnya.