SURABAYA (SurabayaPostNews) – Dalam rangka memperingati HUT TNI ke-81, kegiatan donor darah digelar di Wingdik 700/Hanud, Kenjeran, Surabaya, Rabu (23/9/2026). Kegiatan sosial tersebut menargetkan sebanyak 200 kantong darah, dengan melibatkan sekitar 200 hingga 300 calon pendonor. Selain aksi kemanusiaan, panitia juga menyiapkan sekitar 200 paket sembako sebagai bentuk apresiasi bagi para pendonor.
Penggerak donor darah Surabaya, Totok Sudarto, mengatakan dirinya berharap seluruh pendonor yang telah diundang dapat hadir sehingga target pengumpulan darah dapat tercapai.
“Target untuk donor darah hari ini 200 kantong. Saya mengundang 200 sampai 300 pendonor. Mudah-mudahan semuanya bisa datang,” ujar Totok Sudarto, penggerak donor darah Surabaya.

Totok mengatakan, selama ini dirinya aktif menggerakkan masyarakat untuk mengikuti kegiatan donor darah dengan pola jemput bola. Setiap ada pihak yang menggelar donor darah, ia berupaya membantu mulai dari sosialisasi hingga pelaksanaan.
“Saya seorang penggerak donor darah yang jemput bola. Kalau mereka yang mengadakan, pasti saya bantu dan saya kerjakan sampai selesai, sampai sukses. Saya juga melakukan sosialisasi supaya mereka mengerti apa itu donor darah sehingga mau donor,” katanya.
Menurut Totok, kebutuhan darah untuk pelayanan masyarakat cukup tinggi. Ia menyebut kebutuhan PMI dalam sehari dapat mencapai sekitar 1.000 kantong darah.
Darah yang terkumpul nantinya digunakan untuk memenuhi kebutuhan rumah sakit dan masyarakat yang membutuhkan, termasuk untuk kebutuhan di luar kota maupun luar pulau.
“Kalau kebutuhan PMI Surabaya, sehari bisa 1.000 kantong. Nantinya ini untuk rumah sakit yang membutuhkan. Walaupun di luar kota atau bahkan luar pulau, setahu saya juga sudah dilayani,” jelasnya.

Totok menegaskan, ketersediaan darah sangat bergantung pada kepedulian masyarakat. Sebab, darah tidak dapat diproduksi dari bahan lain dan hanya bisa diperoleh melalui donor darah.
“Darah ini tidak bisa dibuat dari bahan lain, jadi harus dari manusia. Karena itu saya berterima kasih kepada yang mengadakan kegiatan donor darah karena ikut membantu menggerakkan masyarakat,” tuturnya.
Ia juga mengapresiasi pemberian paket sembako kepada para pendonor. Menurutnya, bentuk apresiasi tersebut dapat menjadi penyemangat agar masyarakat semakin terdorong untuk rutin mendonorkan darah.
“Kalau ada yang mau peduli, memberikan sembako atau yang lain, mudah-mudahan itu bisa memperlancar dan memberi semangat kepada pendonor,” pungkas Toto Sudarto.