Ini Alasan Menghapus E-mail Dapat Mengurangi Pemanasan Global

Ini Alasan Menghapus E-mail Dapat Mengurangi Pemanasan Global

Foto credit <Spam photo created by rawpixel.com – www.freepik.com>

SURABAYAPOSTNEWS.COM – Jelang Hari Bumi atau Earth Day pada 22 April mendatang, warganet dihebohkan dengan fenomena menghapus email.

Dalam sebuah tayangan TikTok yang viral, disebutkan bahwa menumpuk email dapat menyebabkan pemanasan global.

Berikut bunyi unggahan TikTok terkait hubungan email dan pemanasan global yang viral belakangan ini.

“Menumpuk email salah satu penyebab pemanasan global, di saat kamu numpuk pesaan di gmail, pesannya tuh tersimpan di mesin penyimpanan yang ada di perusahaan,”

“Semakin banyak pesan yan tertumpuk maka energi yang dikeluarkan oleh mesin tersebut semakin besar, sehingga menghasilkan polusi dan meningkatkan emisi karbin bumi,”

Lantas benarkah menumpuk email dapat menyebabkan pemanasan global?

Melansir sejumlah sumber, memang disebutkan bahwa menumpuk email berpengaruh terhadap produksi karbon dioksida atau CO2.

The Good Planet menyebutkan, 1 email menyumbang setidaknya 0,3 gram karbon dioksida.

Di Amerika, orang-orang setidaknya memiliki 500 email yang belum dibaca. Jika email-email tersebut dihapus (dengan asumsi bukan email penting), maka itu akan menghapus 150-175 emisi karbon dioksida.

Seperti yang kita tahu, penggunaan email membutuhkan jaringan dan listrik, sedangkan listrik dihasilkan melalui bahan bakar fossil.

Jika email yang tidak dihapus itu disimpan di pusat data, maka semakin banyak jumlahnya akan semakin besar energi yang dibutuhkan.

Masih melansir laman yang sama, pada 2019, setidaknya ada 293,6 miliar email dikirim per hari, di mana 107 miliar email adalah spam. Jika dihitung dalam angka maka akan menjadi sebagai berikut:

Penggunaan energi spam = 33 miliar kilowatt/jam = Listrik yang digunakan di 2,4 juta rumah = Emisi gas rumah kaca sebagai 3,1 juta mobil penumpang = 2 miliar galon AS bensin.

Rata-rata email spam = 0,3g CO2e
Email standar = 4 g CO2e
Email dengan lampiran seperti pdf, tautan =50g CO2e

Lalu apa yang bisa kita lakukan?

Jika kita misalkan semua orang di dunia menghapus 10 email saja (spam atau bukan spam), maka akan menghapus 1.725,00 GB.

Menyimpan 1GB email atau 1.000 email membutuhkan 32 kWh, maka akan menghasilkan sekitar 55,2 juta kWh.

Tentu saja kita bisa membantu mengurangi pemanasan global dengan cara menghapus email. Berkitu cara selengkapnya.

  • Berhenti berlangganan email yang tidak diperlukan,
  • Hapus email spam,
  • Jangan mendaftar untuk buletin yang tidak Anda baca, dan
  • Hapus email setelah membacanya (jika perlu)

Menurut Badan Energi Internasional, negara yang mengeluarkan emisi karbon dioksida karena email terbanyak adalah China dengan 9,3GT CO2, Amerika Serikat menyusul dengan 4,8GT, dan India dengan 2,2GT.

Federasi Rusia, Jepang, Jerman, dan Korea Selatan di bawah 2.0 GT.

Dengan demikian, dapat disimpulkan tak ada salahnya bagi kita untuk menghapus email yang tidak penting demi mengurangi emisi karbon dioksida dan menjaga bumi dari kerusakan.