SURABAYAPOSTNEWS.COM (Makassar) – Perkara Asmara membuat Iqbal Asnan gelap mata, Kasatpol PP Makassar itu melakukan aksi keji dengan melakukan pembunuhan kepada Najamuddin Sewang (PNS), pada Minggu 3/4/2022 lalu. Tak tanggung-tanggung, Korban dibunuh menggunakan sebuah pistol berjenis Revolver.
Iqbal dalam keterangan BAP mengutarakan memiliki “dendam kesumat yang menyala-nyala” kepada Najmuddin karena berani mendekati perempuan idamannya R, atau lebih tepatnya Wanita Idaman Lain (WIL) selain istri sahnya.
R adalah salah satu PNS eselon IV yang bertugas di Dishub Makassar.
WIL itu menjadi rebutan kedua lelaki tersebut. Mereka terlibat cinta segitiga karena pernah kerja satu kantor di lingkup pemerintah Kota Makasar.
Kapolrestabes Makassar Kombes Pol Budi Haryanto dalam rilis ungkap kasus mengatakan, pistol yang digunakan untuk membunuh merupakan pistol produksi pabrikan. Anehnya, senjata api itu dikatakan dibeli dari jaringan teroris.
“Pistol jenis revolver itu dibeli secara online (daring) oleh tersangka dan ternyata belinya sama jaringan teroris,” kata Budhi Haryanto saat merilis pengungkapan kasus penembakan di Mapolrestabes Makassar.
Iqbal telah merencanakan aksi pembunuhan sejak 2020, namun niatnya itu baru dapat terealisasi pada saat ini.
Tidak sendiri Iqbal dibantu 4 orang lainnya, salah satunya SL, yang diketahui merupakan petugas kepolisian.
SL dalam perkara ini berperan sebagai eksekutor, dia melubangi dada koran dengan pistol yang sudah ia persiapkan. Peristiwa itu terjadi ketika korban usai mengatur lalu lintas. Karena Najamuddin merupakan petugas Dishub Pemkot Makassar.
Sempat Diklaim Kecelakaan
Kematian Najamuddin sempat dinyatakan akibat kecelakaan tunggal lalulintas oleh pihak kepolisian. Akan tetapi fakta lain berhasil ditemukan oleh pihak keluarga korban.
Sewaktu memandikan jenazah korban, pihak keluarga mendapat luka menganga di bagian bawah ketiak. Luka itu setelah di identifikasi oleh petugas ternyata merupakan luka akibat peluru tajam.
Hasil otopsi pihak Rumah Sakit Bhayangkara menemukan peluru yang menancap di paru-paru korban.@ *