Peduli Lingkungan Pesisir, Mahasiswa Unair Gelar Beach Cleaning Di Kampung Pituru Laut Malaysia

Para mahasiswa bersama warga dan anak-anak setempat menyusuri garis pantai Kampung Pituru Laut untuk mengumpulkan sampah, terutama sampah plastik yang terbawa arus laut dan mencemari kawasan pesisir

SABAH (SurabayaPostNews) – Sebanyak 25 mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Belajar Bersama Komunitas (KKN BBK) 8 Internasional Universiti Malaysia Sabah dari Universitas Airlangga menggelar kegiatan Beach Cleaning atau Pembersihan Pantai di Kampung Pituru Laut, Kota Belud, Sabah, Malaysia, pada Selasa (21/7/2026) pukul 16.30 waktu Indonesia Tengah (WITA).

Kegiatan ini dilaksanakan bersama warga setempat serta melibatkan anak-anak Kampung Pituru Laut sebagai bentuk penguatan kepedulian lingkungan sejak usia dini. Kegiatan Pembersihan Pantai yang bertujuan memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat di negara mitra, khususnya dalam isu pelestarian lingkungan pesisir.

Para mahasiswa bersama warga dan anak-anak setempat menyusuri garis pantai Kampung Pituru Laut untuk mengumpulkan sampah, terutama sampah plastik yang terbawa arus laut dan mencemari kawasan pesisir. Sebelum kegiatan dimulai, para peserta terlebih dahulu mengikuti pengarahan singkat mengenai teknis pelaksanaan, pembagian alat kebersihan, serta pembagian tempat pembersihan agar proses pengumpulan sampah dapat berjalan secara efektif dan terkoordinasi.

Sarah mahasiswa UNAIR mengaku, sampah yang berhasil dikumpulkan kemudian dikelola sesuai dengan prosedur pengelolaan sampah yang berlaku di wilayah setempat. Keterlibatan anak-anak Kampung Pituru Laut dalam kegiatan ini menjadi salah satu hal yang menonjol.

“Selain turut serta memungut sampah, anak-anak juga diberikan pemahaman sederhana mengenai dampak sampah plastik terhadap ekosistem laut serta pentingnya menjaga kebersihan pantai sebagai bagian dari lingkungan tempat tinggal mereka. Pendekatan edukatif ini diharapkan dapat menumbuhkan kesadaran lingkungan sejak dini pada generasi muda Kampung Pituru Laut,” ungkap Sarah.

Menurutnya, kegiatan Bersih Pantai ini merupakan wujud nyata dukungan mahasiswa KKN BBK 8 Internasional Universitas Airlangga terhadap pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG Nomor 14 tentang Ekosistem Lautan (Life Below Water).

“Melalui pembersihan kawasan pesisir, kegiatan ini berkontribusi langsung dalam upaya pencegahan pencemaran laut serta perlindungan biota laut dari ancaman sampah plastik,” ujarnya.

Selain itu, kolaborasi lintas negara dan lintas komunitas dalam kegiatan ini juga mencerminkan implementasi SDG Nomor 17 tentang Kemitraan untuk Mencapai Tujuan (Partnerships for the Goals).

“Sinergi antara Mahasiswa Universitas Airlangga, warga Kampung Pituru Laut, dan anak-anak setempat menunjukkan bahwa upaya pelestarian lingkungan memerlukan kolaborasi berbagai pihak secara berkelanjutan, tanpa terhalang oleh perbedaan negara maupun budaya,” katanya.

Sementara itu, warga Kampung Pituru Laut Mengucapkan terima kasih sebab buat program macam bersih pantai, gotong royong bersihkan kampung,

“Kegiatan ini sangat berarti bagi warga Kampung Pituru Laut,” ujar Fazura (33), warga Kampung Pituru Laut.

Melalui aksi nyata ini, tim KKN BBK 8 Internasional UNAIR berharap dapat meninggalkan dampak positif yang berkelanjutan bagi lingkungan pesisir Kota Belud. Kegiatan ini sekaligus mempererat hubungan silaturahmi serta persahabatan antara Indonesia dan Malaysia dalam bingkai aksi sosial kelautan.