SURABAYA (SurabayaPostNews) – PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk (BSI) memperkuat sinergi dengan Nahdlatul Ulama (NU) untuk meningkatkan literasi dan penetrasi keuangan syariah di Indonesia.
Kolaborasi tersebut diarahkan pada penguatan ekosistem ekonomi syariah, khususnya melalui pesantren, pemberdayaan ekonomi umat, serta pemanfaatan layanan perbankan digital.
Direktur Utama BSI Anggoro Eko Cahyo mengatakan, NU memiliki peran strategis dalam mendorong kemajuan umat sekaligus pertumbuhan ekonomi nasional.
“BSI berharap sinergi bersama NU dapat terus diperkuat sehingga mampu menghadirkan kontribusi nyata dalam membangun ekosistem ekonomi dan keuangan syariah yang semakin inklusif, kuat, dan memberikan dampak positif bagi Indonesia,” ujar Anggoro dalam keterangannya, Jumat (28/8/2026).
Momentum Muktamar NU ke-35, lanjut dia, menjadi salah satu ruang penting untuk memperkuat gagasan dan kolaborasi dalam pengembangan ekonomi umat.
BSI juga memperkuat layanan keuangan syariah di lingkungan pesantren, terutama di Jawa Timur yang memiliki basis pesantren besar di Indonesia.
Sejumlah layanan disiapkan untuk mendukung pengelolaan keuangan dan kemandirian ekonomi pesantren. Di antaranya cash management, BSI Agen, serta layanan mobile banking BYOND by BSI.
Layanan tersebut diharapkan tidak hanya memudahkan transaksi perbankan, tetapi juga mendorong digitalisasi dan penguatan aktivitas ekonomi di lingkungan pesantren.
Selain itu, BSI mengarahkan sinergi dengan NU untuk mendukung pembiayaan produktif bagi UMKM, komunitas, dan pesantren. Pendampingan serta peningkatan kapasitas usaha juga menjadi bagian dari kolaborasi tersebut.
Dengan penguatan ekosistem ini, pesantren diharapkan tidak hanya berfungsi sebagai pusat pendidikan dan dakwah, tetapi juga berkembang sebagai pusat pemberdayaan ekonomi masyarakat.
Saat ini, BSI dipercaya mengelola layanan keuangan untuk lebih dari 14.000 pesantren di seluruh Indonesia. Sekitar 23,9 persen di antaranya berada di Jawa Timur.
Besarnya ekosistem pesantren tersebut menjadi peluang bagi BSI untuk memperluas penetrasi keuangan syariah sekaligus mendorong kemandirian ekonomi umat.
BSI menilai penguatan kolaborasi dengan NU dan pesantren dapat menjadi bagian penting dalam membangun ekosistem ekonomi dan keuangan syariah yang inklusif dan berkelanjutan di Indonesia.