SURABAYA (SurabayaPostNews) – Memasuki tahun 2025, Penjualan Elektronik diprediksi mengalami peningkatan. meski sebelumnya, sempat menurun di awal tahun.
Direktur utama UFO Elektronika, Poedji Harixon mengungkapkan, bahwa Januari lalu terjadi penurunan penjualan akibat lonjakan pembelian di Desember tahun sebelumnya yang dipicu oleh isu kenaikan pajak menjadi 12 persen.
“Desember kemarin penjualan meningkat tajam karena banyak masyarakat yang memanfaatkan momen sebelum pajak naik. Namun, di Januari, penjualan menurun signifikan,” ujar Poedji.
Namun, situasi mulai membaik memasuki Februari, terutama menjelang Ramadan. Produk-produk seperti kulkas dan freezer mulai diminati konsumen yang mempersiapkan kebutuhan penyimpanan makanan untuk bulan puasa. “Seminggu sebelum Ramadan, biasanya ada peningkatan permintaan untuk kulkas dan freezer,” tambahnya.
Menurutnya, ia menargetkan pertumbuhan penjualan sebesar 20 persen tahun ini, UFO Elektronika menggelar berbagai strategi, termasuk pameran dan promo menarik.
“Saat ini kami gencar mengadakan pameran elektronik di momen hari besar agama, seperti menjelang lebaran. Kami ingin lebih dekat dengan masyarakat,” kata Poedji.
Promo cicilan 0 persen menjadi andalan UFO Elektronika untuk berbagai produk, seperti kulkas, mesin cuci, dan AC. “Promo ini terus diminati konsumen,” ungkapnya.
Selain penjualan offline, UFO Elektronika juga mengembangkan kanal online melalui aplikasi sendiri serta kolaborasi dengan marketplace seperti Shopee dan Tokopedia. Meski kontribusi penjualan online baru mencapai lima persen, produk rumah tangga kecil mulai menunjukkan pertumbuhan.
Meski optimis, Poedji tetap berharap situasi politik dan ekonomi di Indonesia kondusif agar target pertumbuhan tercapai. “Selama kondisi politik stabil, kami yakin bisa tumbuh dengan baik,” ujarnya.
Dengan strategi yang matang dan produk yang sesuai kebutuhan pasar, UFO Elektronika optimis bisa memenuhi ekspektasi konsumen menjelang Lebaran tahun ini.