YPTA Surabaya Terima ABP-PTSI Award 2025 Dorong Kolaborasi dan Penguatan Pendidikan Tinggi

Artinya, dari sekian banyak yayasan penyelenggara perguruan tinggi swasta, YPTA Surabaya dinilai memiliki keunggulan dan melampaui indikator yang telah ditetapkan

 JAKARTA (SurabayaPostNews) — Yayasan Perguruan 17 Agustus 1945 (YPTA) Surabaya meraih penghargaan dalam ajang Penganugerahan ABP-PTSI Award 2025 yang digelar bertepatan dengan Hari Ulang Tahun ke-22 Asosiasi Badan Penyelenggara Perguruan Tinggi Swasta Indonesia (ABP-PTSI), Sabtu (14/12/2025), di Auditorium Kampus 1 Universitas Tarumanegara, Jakarta.

ABP-PTSI Award 2025 diberikan melalui tahapan penilaian komprehensif yang mencakup tata kelola kelembagaan, akuntabilitas, inovasi kurikulum, mutu sumber daya manusia, serta kontribusi dan dampak sosial perguruan tinggi swasta.

Penghargaan tersebut diterima langsung oleh Ketua YPTA Surabaya, J. Subekti, S.H., M.M., didampingi Sekretaris YPTA Surabaya Dr. IGN Anom Maruta, M.M. dan Bendahara YPTA Surabaya Dr. Ontot Murwato S., M.M., Ak., CMA., CPA.

Capaian ini menegaskan peran strategis YPTA Surabaya sebagai yayasan pendidikan yang menaungi Universitas 17 Agustus 1945 (Untag) Surabaya, SMA 17 Agustus 1945 (SMATAG) Surabaya, dan SMP 17 Agustus 1945 (SMPTAG) Surabaya, dalam membangun ekosistem pendidikan yang terintegrasi dan berkelanjutan dari jenjang menengah hingga perguruan tinggi.

Menanggapi penghargaan tersebut, J. Subekti mengatakan bahwa pencapaian ini merupakan hasil dari proses panjang dan seleksi ketat di tingkat nasional. Ia menilai, terpilihnya YPTA Surabaya menunjukkan kepercayaan besar ABP-PTSI terhadap kinerja yayasan dalam mengelola pendidikan tinggi.

“Artinya, dari sekian banyak yayasan penyelenggara perguruan tinggi swasta, YPTA Surabaya dinilai memiliki keunggulan dan melampaui indikator yang telah ditetapkan,” ujar Subekti, Kamis (19/12).

Ia menjelaskan, penghargaan ini tidak terlepas dari komitmen YPTA Surabaya dalam menjalankan pendidikan sesuai amanat konstitusi serta membangun tata kelola kelembagaan yang berkelanjutan. Penilaian tersebut, kata dia, didasarkan pada rekam jejak, citra kelembagaan, serta pengalaman interaksi yayasan lain dengan YPTA Surabaya.

Selain itu, YPTA Surabaya secara konsisten berkontribusi dalam penguatan pendidikan tinggi melalui berbagi pengetahuan dan pengalaman pengelolaan perguruan tinggi, termasuk pendampingan tata kelola manajemen dan keuangan agar lebih tertib, transparan, dan akuntabel.

“Berbagi praktik baik kami lakukan tidak hanya melalui kunjungan langsung, tetapi juga komunikasi yang berkelanjutan dengan berbagai yayasan lain,” kata Subekti.

Menurut dia, pembentukan karakter sivitas akademika juga menjadi ciri khas YPTA Surabaya. Nilai kebangsaan dan pelestarian budaya nasional terus ditanamkan kepada mahasiswa, dosen, dan tenaga kependidikan sebagai bagian dari komitmen membangun generasi berkarakter.

Subekti menilai, capaian institusi di bawah naungan YPTA Surabaya turut menjadi faktor pendukung penghargaan tersebut. Prestasi Untag Surabaya, termasuk raihan akreditasi unggul serta prestasi dosen dan mahasiswa, dinilai mencerminkan pengelolaan pendidikan yang terus berkembang.

Menutup pernyataannya, Subekti menegaskan bahwa penghargaan ini merupakan amanah yang harus dijaga.

“Ini bukan titik akhir. Kita harus terus bergerak, meningkatkan kualitas, dan memastikan hari esok lebih baik dari hari ini,” tutupnya.