SURABAYA (SurabayaPostNews) – Jawa Timur kembali menjadi juara umum Lomba Kompetensi Siswa (LKS) Pendidikan Menengah Tingkat Nasional 2026. Kontingen Jatim membukukan 30 medali, terdiri dari 18 emas, tujuh perak, dan lima perunggu, sekaligus mencetak quattrick atau empat kali juara umum berturut-turut sejak 2023.
Kepala Dinas Pendidikan Jawa Timur, Aries Agung Paewai, mengatakan capaian tersebut merupakan hasil pembinaan yang dilakukan secara sistematis, bukan karena faktor tuan rumah atau keberuntungan.
Menurut Aries, pembinaan diawali dengan seleksi berjenjang untuk menjaring siswa terbaik dari seluruh kabupaten/kota. Peserta yang lolos kemudian mengikuti training center selama satu hingga tiga bulan dengan pendampingan guru, praktisi industri, serta mantan peserta WorldSkills.
Selain mengasah kemampuan teknis, peserta juga dibekali simulasi lomba berstandar nasional, termasuk tantangan mystery box, untuk melatih kemampuan beradaptasi dan menyelesaikan masalah di bawah tekanan.
“Kita tidak hanya mengejar medali, tetapi mengevaluasi setiap bidang lomba agar pembinaan terus berkembang,” kata Aries, Minggu (2/8).
Aries menambahkan, penguatan mental menjadi bagian penting dalam pembinaan. Peserta dilatih agar disiplin, percaya diri, dan mampu mengambil keputusan saat bertanding.
Ia menegaskan, keberhasilan meraih empat gelar juara umum merupakan hasil kolaborasi Dinas Pendidikan Jawa Timur, sekolah, guru pembimbing, dunia usaha dan dunia industri (DUDI), serta orang tua.
Menurutnya, prestasi tersebut menjadi modal untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan vokasi dan menyiapkan lulusan SMK yang kompeten serta mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional.