Kafe Dewa 19 Surabaya, Hadirkan Sensasi Kuliner Dan Nostalgia Untuk Baladewa

Konsepnya memang ingin berbeda dari kafe lain. Di sini pengunjung bisa menikmati suasana seperti museum kecil perjalanan Dewa 19. Harapannya para penggemar merasa lebih dekat dengan idolanya dan pulang membawa kenangan

SURABAYA (SurabayaPostNews) – Kehadiran Kafe Kopi Dewa 19 di Kota Surabaya menjadi destinasi baru bagi para penggemar grup band legendaris Dewa 19. Tak hanya menawarkan sajian kuliner, kafe bernuansa restography ini juga menghadirkan pengalaman nostalgia perjalanan karier band yang telah mewarnai industri musik Indonesia selama puluhan tahun.

Kafe tersebut berada di kawasan Jalan Dr. Ir. H. Soekarno, Penjaringan Sari, Kecamatan Rungkut, Surabaya, Jawa Timur. Mengusung konsep restography, yang di launching langsung oleh Ahmad Dhani Jumat (15/5/2026) lalu.pengunjung diajak menikmati aneka makanan dan minuman sambil melihat koleksi perjalanan karier Dewa 19 yang ditampilkan layaknya museum mini.

Salah satu owner Kopi Dewa 19, Ninayanti SH,S.Sos, MSi, mengatakan konsep tersebut sengaja dihadirkan untuk memberikan pengalaman berbeda dibandingkan kafe pada umumnya. Menurutnya, tempat ini menjadi ruang bagi para Baladewa dan Baladewi untuk mengenang perjalanan musik idolanya.

“Konsepnya memang ingin berbeda dari kafe lain. Di sini pengunjung bisa menikmati suasana seperti museum kecil perjalanan Dewa 19. Harapannya para penggemar merasa lebih dekat dengan idolanya dan pulang membawa kenangan,” ujarnya.

 

Beragam menu khas turut menjadi daya tarik tersendiri. Salah satu yang paling diminati ialah Kopasus atau Kopi Pakai Susu yang disebut diracik langsung oleh Ahmad Dhani. Selain itu, tersedia pula Kopi Kirana, nasi goreng kecombrang, soto tangkar, hingga iga asap yang menjadi favorit pengunjung.

Salah satu pengunjung, DR Ratna, mengaku terkesan dengan konsep yang dihadirkan Kopi Dewa 19. Ia menilai tempat tersebut bukan sekadar kafe, tetapi juga ruang nostalgia bagi pecinta musik Dewa 19.

“Saya suka sekali dengan konsepnya. Dekorasinya benar-benar membawa suasana perjalanan Dewa 19 dari masa ke masa. Jadi bukan hanya makan dan ngopi, tapi juga menikmati kenangan,” kata DR Ratna.

Ia juga mengaku sudah beberapa kali datang sejak kafe tersebut dibuka karena merasa cocok dengan menu-menu yang disajikan.

“Saya sudah empat kali datang ke sini sejak grand opening. Menunya enak-enak dan suasananya bikin nyaman untuk kumpul bersama teman maupun keluarga,” tambahnya.

Hal senada disampaikan Fika. Menurutnya, Kopi Dewa 19 memiliki konsep berbeda dibanding tempat nongkrong lainnya di Surabaya.

“Yang bikin menarik itu konsep restographynya. Kita seperti masuk ke mini museum Dewa 19. Buat Baladewa pasti merasa dekat dengan idolanya,” ujar Fika.

Fika juga mengapresiasi pelayanan dan kemudahan transaksi digital yang diterapkan di kafe tersebut.

“Pembayarannya juga praktis karena sudah menggunakan QRIS, jadi tidak perlu antre lama di kasir. Tempatnya cocok buat nongkrong maupun acara komunitas,” tuturnya.

Sementara itu, Vivi selaku konten kreator Kopi Dewa 19 menyebut kafe ini merupakan cabang keempat yang dibuka. Ia menilai konsep restography yang dipadukan dengan nuansa modern membuat tempat tersebut cocok digunakan untuk berbagai kegiatan komunitas hingga acara arisan.

Dengan konsep unik yang memadukan kuliner, musik, dan nostalgia, Kafe Kopi Dewa 19 kini menjadi salah satu destinasi favorit baru di Surabaya, khususnya bagi para Baladewa-Baladewi yang ingin merasakan kedekatan dengan band idolanya.