SURABAYA (SurabayaPostNews) – Momen Idul Adha 11 Komisariat IMM Universitas Muhammadiyah Surabaya menggelar giat Bakti Sosial secara serentak di 11 titik se Jawa Timur. Giat Bakti Sosial Idul Adha ini, berlangsung pada 25–28 Mei 2026, dengan tujuan sebagai bentuk pengabdian mahasiswa kepada masyarakat melalui program sosial, pendidikan, kesehatan, ekonomi, hukum, dan pembinaan spiritual di sejumlah desa terpencil sebagai implementasi nilai religiusitas, intelektualitas, dan humanitas dalam Trilogi IMM.
Ketua Koorkom IMM UMSURA Uwais Jubair menyampaikan , Kegiatan Bakti Sosial ini menjadi suatu kebanggaan tersendiri bagi kader IMM UMSURA. Hal tersebut lantaran di tengah tengah distorsi mahasiswa yang hanya fokus di ruang akademik saja, kader IMM hadir di ruang ruang sosial di ruang ruang masyarakat dengan pelaksanaan bakti sosial yg di lakukan oleh kader komisariat- komisariat se-Umsura.
Selain pendistribusian daging hewan kurban IMM UMSURA juga melakukan melaksanakan berbagai agenda kemanusiaan lain, diantaranya : pemeriksaan kesehatan umum hingga pemeriksaan gigi gratis, sosialisasi kebijakan publik, membuat perlombaan, memberikan pengajaran terhadap anak anak desa dari pelajaran umum hingga pengajaran al-quran dan juga melakukan program memakmurkan desa dari sekolah, jalan, masjid di desa.
“Dibulan yang suci disaat mahasiswa lain merayakan Idul Adha di kampung halaman masing masing dan berkumpul bersama keluaga dengan kesempatan liburan yang panjang, akan tetapi kader kader IMM kami memilih turun langsung untuk mengabdi kepada masyarakat melalui kegiatan.” Ujar Uwais Jubair (30/5/26)
Pelepasan peserta dilaksanakan di pendopo kabupaten Mojokerto dan dihadiri oleh Wakil Bupati Mojokerto, dr. Muhammad Rizal Octavian, yang mewakili Bupati Mojokerto, Dr. Muhammad Al Barra, Lc., M.Hum.
Dalam sambutannya,Muhammad Rizal mengapresiasi gerakan sosial mahasiswa yang hadir langsung membantu masyarakat. Dukungan juga disampaikan Wakil Rektor I Bidang Akademik, Mutu, dan AIK UMSURA, Dr. dr. Muhammad Anas, Sp.OG., yang menegaskan bahwa kegiatan ini sejalan dengan konsep “kampus berdampak”.
Selama kegiatan berlangsung, seluruh peserta tetap menjaga etika dan sikap santun sesuai pesan Ketua PDM Kabupaten Mojokerto, Dr. Nurwidji, MHA., M.Si., bahwa ilmu pengetahuan harus berjalan seiring dengan nilai kemanusiaan dan akhlak yang baik.
Giat ini diharapkan dapat menjadi sarana edukasi dan interaksi sosial bagi mahasiswa hingga dan memberikan dampak positif bagi desa sasaran melalui semangat pengabdian dan kepedulian sosial.