Wali Kota Resmikan Politeknik Negeri Madiun

MADIUN, (SurabayaPostNews) – Pendidikan menjadi salah satu prioritas, karenanya cukup banyak perhatian yang diberikan di bidang pendidikan tersebut. Dengan hadirnya Politeknik Negeri Madiun (PNM), peran Pemkot tak dapat dikesampingkan terkait adanya perguruan negeri tersebut di Kota Pendekar.

Seperti yang di katakan Wali Kota Madiun, Maidi, selama 7 tahun lamanya saya terlibat agar Politeknik Madiun menjadi negeri, saat itu masih menjabat Sekretaris Daerah. Berbagai upaya dilakukan termasuk penyediaan lahan untuk pembangunan gedung-gedung baru. Tanah yang sekarang menjadi kompleks kampus 2 PNM, di Jalan Ring Road Barat merupakan hibah Pemkot Madiun. (7/9/2021).

“Pendidikan kita kedepankan, anggaran untuk pendidikan sudah mencapai 40 persen, semua sekolah di perbaiki termasuk lahan PNM ini,” terangnya.

Selain Politeknik Negeri Madiun, dilakukan juga peresmian Politeknik Negeri Madura, Poltek Negeri Malang, dan Poltek Negeri Jember. Sejatinya peresmian 4 Politeknik di Jawa Timur ini di lakukan Presiden Jokowi yang meresmikan Bendungan Bendo di Ponorogo. Peresmian diwakilkan Wakil Menteri PUTR, Jhon Wempi Wetipo, dan Dirjen Pendidikan Vokasi Kementrian Pendidikan Riset Teknologi dan Kebudayaan, Wikan Sakarinto.

“Skill menjadi hal yang penting di kota ini, kalau tidak punya keahlian akan sulit. Karenanya skill itu harus ditanamkan dalam proses pendidikan, untungnya kita punya 9 SMK negeri dan swasta serta 8 kampus, dan itu sangat membantu dalam memberikan keahlian kepada generasi kita,” ujar Maidi.

Peningkatan skill tersebut tidak berhenti di dunia pendidikan, Wali Kota juga berupaya mendekatkan mereka dalam industri. Bahkan sudah berpesan kepada pemilik perusahaan di Kota Madiun, untuk menerima lulusan SMK maupun Poltek saat penambahan pekerja.

Bendungan Bendo di Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, diresmikan Presiden Joko Widodo, Wali Kota Madiun, Maidi mengikuti peresmian tersebut secara virtual dari kampus 2 Politeknik Negeri Madiun (PNM), Selasa (7/9).    (Ben).