SURABAYA (SurabayaPostNews) – SDS, alumni Sekolah Menengah Atas (SMA) SPI diketahui bukan lagi anak-anak melainkan wanita dewasa yang kini telah berusia 29 tahun.
Selian itu ia juga merupakan direktur di sebuah perusahaan yang bergerak dibidang produksi film.
Fakta tersebut terungkap melalui kesaksian Dila, teman karib SDS (29) dalam sidang praperadilan antara JE, pendiri SPI lawan Polda Jatim.
Saksi Dila yang dihadirkan dalam persidangan itu juga menerangkan, SDS undur diri dari Yayasan SPI karena ingin menikmati hidup dan bebas berpacaran dengan adik kelasnya Robert selagi keduanya bersiap untuk menikah.
“Kita waktu itu sangat mendukung toh usia SDS sudah 28 tahun. Akhir Januari 2021 saya bertemu dengan SDS dan Robert. Robert bilang kita mau menikmati hidup dan bebas berpacaran.”ungkap Dila.
Planing pertama mereka mau ke Madiun bertemu dengan orangtua SDS, setelah itu mereka bakal menginap di hotel untuk liburan, sebelum melanjutkan perjalanan ke Kalimantan tempat asal Robert.
Dila dalam persidangan juga mengungkap jabatan SDS disebuah perusahan yang bergerak di bidang industri film, yakni PT Berkat Terus Melimpah (BTM).
“Itu PT kita dibidang perfileman. Direktur Utamanya Yohana, sedangkan Sayida, Robert, SDS (pelapor) dan saya hanya menjabat sebagai direktur,” paparnya.
Terpilihnya Yohana sebagai direktur utama di PT BTM dikatakan Dilah membuat SDS kurang antusias sewaktu dilakukan-nya rapat perusahaan.
“Padahal dulu, kita semua tahu kalau dia (SDS) paling antusias dan bersemangat atas pendirian PT tersebut. Sikapnya jadi berbalik seolah antipati setelah Yohana terpilih. Padahal Kho Jul (JE) tidak pernah terlibat dalam penunjukkan Yohana di PT tersebut,” tandasnya.*
Sumber: xtrempoint>>