Kedok Brian Edgar Nababan Di Binomo Terbongkar

Sindikat Binomo Brian Nababan Ditetapkan Tersangka & Ditahan

SURABAYAPOSTNEWS – Satu orang sindikat Aplikasi Money Game Binomo ditetapkan sebagai tersangka, dia adalah Brian Edgar Nababan.

Dirtipiddeksus Brigjen Whisnu Hermawan dalam keterangannya mengatakan, Brian Edgar disangkakan melanggar Pasal 45 ayat (2) jo Pasal 27 ayat 2 dan/atau Pasal 45 A ayat (1) jo 28 ayat 1 Undang-Undang No 19 Tahun 2016 tentang Perubahan atas Undang-Undang No 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik, Pasal 3, Pasal 5, dan Pasal 10 Undang-Undang No 8 Tahun 2010 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang dan/atau Pasal 378 KUHP jo Pasal 55 KUHP.

Brian Edgar berperan sebagai Penerima komplain dari member Binomo dan sejak 2019 dia menjabat sebagai Manager Devlopment Binomo.

“Edgar bertugas menerima komplain dari pemain Binomo terutama dari pemain Binomo di Indonesia. Dan sejak Februari 2019, tersangka mendapatkan jabatan sebagai manager development Binomo yang bertugas menawarkan kepada influencer Indonesia untuk menjadi afiliator Binomo dengan keuntungan sistem bagi hasil,”ungkap Whisnu.

Saat ini, Edgar ditahan untuk menjalani proses hukum selanjutnya. Edgar di tahan hingga 20 hari kedepan sejak 1 April 2022.

Sekolah Di Rusia

Brian Edgar Nababan kuliah di Rusia sejak 2014 kemudian di Oktober 2018 dia mengaku Mendaftar kerja di perusahaan Rusia 404 Group yang ada kerja sama khusus dengan Binomo.

Pihak kepolisian menklaim Brian Edgar terbukti mentransfer sejumlah uang ke tersangka Indra Kenz. Nominalnya mencapai Rp. 120.000.000. (seratus duapuluh juta rupiah).

Bukti kejahatan Brian saat ini sudah dikantongi polisi termasuk sebuah unit laptop yang digunakan oleh Brian Edgar.

404 Group

Terdapat dua alamat website 404 Group yakni https://404-group.com dan https://400.group. salah satu web tersebut sudah ada yang tidak dapat di akses sedangkan satu website lagi mencantumkan alamat di Ukraina (4a Behterevsky Lane, kantor 1. Kyiv, Ukraina, 02000)

Setelah menelusuri jejak rekam kedua website ini SurabayaPostNews menemukan kejangalan. Sebab website dibangun dengan konstruksi tema sederhana dan menggunakan alamat palsu (Fake).

Website 404 group dimungkinkan hanya kedok dari Brian Edgar untuk memuluskan peran centralnya di aplikasi Binomo. Sebuah aplikasi yang dibangun hanya untuk meraup keuntungan besar.