Menteri LHK Siti Nurbaya Puji Pengelolaan Sampah Mandiri di Kota Batu

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

BATU (SurabayaPostNews) – Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK), Siti Nurbaya, memberikan pujian untuk upaya pengelolaan sampah secara mandiri di Kota Batu.

Pujian tersebut disampaikan oleh Siti Nurbaya saat melakukan kunjungan untuk meninjau pengelolaan sampah mandiri di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Tlekung pada  Minggu (1/10/2023).

Dalam kunjungannya, Menteri LHK didampingi oleh sejumlah pejabat daerah, termasuk Penjabat Walikota Batu, Aries Agung Paewai, Sekretaris Daerah Kota Batu, Zadiem Efisiensi, Kepala Kepolisian Resort (Kapolres) Batu, AKBP Oskar Syamsuddin, serta beberapa pejabat dan undangan lainnya.

“Saya bersyukur akhirnya bisa sampai di sini. Beberapa kali sebelumnya, rencana kunjungan ini tidak terwujud, tetapi hari ini kita dapat bersama-sama dengan tujuan yang sangat penting, yaitu kunjungan ke TPA Tlekung,” kata Siti Nurbaya saat berada di lokasi TPA Tlekung pada hari Minggu (1/10/2023).

Menurutnya, pengelolaan sampah di Kota Batu, meskipun berada dalam fasilitas yang sederhana dibandingkan dengan beberapa tempat lain yang memiliki fasilitas pengelolaan sampah yang canggih, seperti di Bali dan tempat lainnya, namun pengelolaannya di Kota Batu dianggap sangat baik.

Siti Nurbaya mengungkapkan bahwa penanganan sampah yang efektif tidak hanya berfokus pada pengelolaan fisik sampah, tetapi juga melibatkan pengelolaan secara menyeluruh, dari partisipasi masyarakat dalam pemilahan sampah hingga pengelolaan sampah di puncaknya.

“Saya kira hal ini penting dan perlu dicontohkan, karena telah memberikan banyak manfaat. Saya sengaja melakukan perjalanan darat dari Jakarta untuk sampai ke sini. Saya mendapatkan laporan bahwa ada 16 TPA di sini, dan kami memilih Kota Batu sebagai salah satu contoh. Kami akan melihat apa yang terjadi di sini, dan ternyata bisa dijadikan contoh yang baik,” tambahnya.

Penjabat Walikota Batu, Aries Agung Paewai, mengucapkan terima kasih atas kunjungan Menteri LHK Siti Nurbaya.

“Kami sangat berterima kasih atas kunjungan Ibu Menteri ke Jawa Timur. Kami mendengar bahwa Ibu Menteri sempat berada di Mojokerto dan sekarang di Kota Batu. Ini merupakan suatu kehormatan yang luar biasa bagi kami,” ungkap Aries.

Aries juga menyampaikan harapannya bahwa Menteri LHK dapat memberikan dukungan dalam pengelolaan lingkungan di Kota Wisata Batu, terutama dalam hal pengelolaan sampah dan pengelolaan hutan di wilayah tersebut.

“Kami berharap dukungan Ibu Menteri dalam berbagai hal terkait dengan pengelolaan lingkungan, terutama karena Kota Wisata Batu ini memiliki luas wilayah yang 65% nya adalah hutan. Kami sangat berupaya untuk menjaga agar potensi hutan dan potensi sebagai Kota Wisata tetap terjaga dengan baik,” jelasnya.

Aries juga menekankan bahwa alam yang terjaga dengan baik menjadi salah satu daya tarik utama bagi wisatawan yang berkunjung ke Kota Wisata Batu.

“Komunitas kami memiliki komitmen yang kuat, baik dari masyarakat, TNI, dan Polri. Selain itu, Ibu Menteri juga telah mendengar berbagai informasi tentang pengelolaan sampah di Kota Batu dan tingginya tingkat kesadaran masyarakat terhadap masalah sampah,” ungkap Aries.

Ia menambahkan bahwa berbagai program telah diimplementasikan dan terus ditingkatkan serta diselaraskan dalam upaya pengelolaan sampah.

“Kami menghidupkan kembali Tempat Pengelolaan Sampah yang Terpadu, TPS3R, di desa-desa, serta di berbagai wilayah dan komunitas di Kota Batu. Kami melihat kesungguhan masyarakat yang luar biasa dalam pengelolaan sampah ini,” jelas Aries.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Batu, Aris Setiawan, menjelaskan bahwa tujuan dari kunjungan tersebut adalah untuk memeriksa kesiapan pengelolaan sampah secara mandiri di Kota. (Gus)

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Leave A Reply

Your email address will not be published.